Header MCP

Harap menerapkan protokol kesehatan

BEDA SUASANA, YA BEDA CARA : 10 TIPS PUASA KETIKA PANDEMI


     

       
       Tidak dapat dipungkiri umat Islam di seluruh penjuru dunia pasti sangat menantikan datangnya bulan special dimana pada bulan itu banyak sekali kebaikan yang bisa diraih mulai dari lahiriyah hingga batiniah. Bulan dimana pola makan dapat terkontrol (puasa), berat badan dapat terkontrol (bagi yang pada malam harinya tidak balas dendam), tidur menjadi ibadah, pahala suatu amal dilipat gandakan, dosa-dosa diampuni, setan dibelenggu, dan masih banyak lagi. Bulan apakah itu? Ya tentu saja, apalagi kalau bukan bulan Ramadhan. Namun ada sebuah hal yang merubah wajah Ramadhan pada tahun ini, yaitu datangnya sebuah virus yang cukup meresahkan seluruh penduduk Indonesia bahkan dunia, virus tersebut dikenal dengan istilah corona/covid-19. Virus ini terkenal sangat mudah menyebar dari inang (korban terjangkit) menuju orang-orang yang berada disekitarnya.

       Namun jangan panic tetapi harus tetap waspada. Tetap ada cara untuk mencegah penyebaran virus tersebut baik secara eksternal (pola hidup bersih, menggunakan masker dan lain-lain) maupun internal (memperkuat imun tubuh, mengkonsumsi makanan bergizi dan lain-lain). Berikut akan dijelaskan tips berpuasa ketika kondisi pandemic seperti yang sedang terjadi sekarang ini untuk para rekan, rekanita dan seluruh pembaca setia.
Berikut adalah tips memenuhi kebutuhan sistem imunitas selama berpuasa yang aman oleh dokter Rita bersama Royal Philips:

1. Memenuhi kebutuhan protein dengan sumber protein yang rendah lemak atau sedang lemak, seperti ayam tanpa kulit, tempe, tahu, kacang hijau, susu. Mengkonsumsi protein minimal tiga kali waktu makan, yaitu makan malam (setelah Shalat magrib), menjelang tidur (makanan selingan berprotein), dan saat sahur. Bisa juga menambahkannya saat menjelang imsak, misalnya dengan segelas susu hangat.

2. Memenuhi konsumsi buah-buahan minimal tiga kali sehari. Mengutamakan buah yang mengandung air tinggi dan dimakan utuh. Namun jika ingin dibuat jus maka tidak dianjurkan untuk menambahkan gula atau krimmer kental manis, sirup, dan pemanis buatan lainnya.

3. Memenuhi konsumsi sayur-sayuran minimal di dua kali waktu makan, yaitu saat makan malam dan makan sahur. Mengutamakan pengolahannya dengan yang berkuah bening atau menggunakan santan encer.

4. Mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang manis karena akan melemahkan fungsi sel darah putih dalam memakan mikroorganis meberbahaya.

5. Mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang berlemak serta makanan olahan dengan berbagai tambahan zat kimia. Hal ini dapat memicu berbagai peradangan di dalam tubuh.

6. Mencukupi asupan cairan dari air putih, kuah sayur, buah-buahan dan sumber cairan lainnya.

7. Melakukan perenggangan sederhana beberapa kali dalamsehari, untuk menurunkan produksi hormonstres.

8. Berjemurl 2-3 kali seminggu untuk mendapatkan vitamin D.

9. Meningkatkan penggunaan berbagai rempah dalam pengolahan makanan dan minuman untuk mendapatkan berbagai zat fitokimia yang dapat mencegah berbagai inflamasi dalam tubuh.

10. Mengelola tingkat stress untuk memelihara keseimbangan hormon di dalam tubuh

Semoga tips diatas dapat membantu mengoptimalkan puasa rekan-rekanita dan pembaca setia di saat kondisi seperti ini. Ingat, jangan takuti virusnya namun cegah penyebarannya dengan kegiatan-kegiatan yang bijak. Selamat berbuka puasa berpuasa..

Sumber : 
Kompas.com
Penulis :Ihsan
Editor :Triono 

Posting Komentar

0 Komentar