Header MCP

Harap menerapkan protokol kesehatan

Rubrik Kamu Harus Tahu Edisi 2 : Menilik Sejarah IPNU

PP IPNU Periode Pertama (MCPNU/J.pg)

Kembali lagi ke “Rubrik Kamu Harus Tau”. Khusus minggu ini ada 2 edisi yang terbit, spesial untuk momentum Harlah IPNU ke-67 dan IPPNU ke-66 tentunya. Untuk edisi 1 telah terbit dengan judul “Lika-Liku IPPNU” dan hari ini edisi ke-2 berjudul “Menilik Sejarah IPNU”. Setelah melewati momentum Harlah IPNU dan IPPNU, insyaAllah rubrik ini akan hadir sepekan sekali tentunya dengan tema yang lebih beragam dan inspiratif. Selamat membaca, salam pelajar !!! 

Organisasi ini bernama Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama yang disingkat menjadi IPNU. Didirikan pada tanggal 20 Jumadil Akhir tahun 1373 H., bertepatan dengan 24 Februari 1954 M di Semarang. Tokoh pendiri IPNU adalah M. Syufjan Cholil (Yogyakarta), H. Mustahal (Solo) dan Abdul Goni Farida (Semarang) dengan Ketua Umum petama M. Tolchah Mansoer. Ikata Pelajar Nahdlatul Ulama berakidah atau berasas Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah dengan menganut salah satu madzhab empat, yaitu; Syafi’i, Maliki, Hanafi dan Hanbali. 

Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, IPNU berdasarkan pada Ketuhanan yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat/kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Organisasi yang bersifat keterpelajaran, kekaderan, kemasyarakatan, kebangsaan, dan keagamaan ini, befungsi sebagai wadah perjuangan, kaderisasi, penguatan dan komunikasi pelajar NU. Adapun tujuan dari IPNU yaitu, terbentuknya pelajar bangsa yang bertakwa kepada Allah SWT, berilmu, berakhlak mulia dan berwawasan kebangsaan serta bertanggung jawab atas tegak dan terlaksananya syariat Islam menurut faham ahlussunnah wal jama’ah yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Sementara itu, batas usia anggota IPNU adalah 13 sampai 28 tahun. Setiap pelajar Islam yang menyatakan keinginan untuk menjadi anggota IPNU dan siap menaati peraturan dasar dan peraturan rumah tangga IPNU dapat diterima menjadi anggota, melalui mekanisme Makesta. Sedangkan struktur organisasi IPNU adalah sebagai berikut :

1. Pimpinan Pusat (PP) untuk tingkat nasional, (masa khidmat 3 tahun) 
2. Pimpinan Wilayah (PW) untuk tingkat propinsi, (masa khidmat 3 tahun) 
3. Pimpinan Cabang (PC) untuk tingkat kabupaten/kota, (masa khidmat 2 tahun) 
4. Pimpinan Cabang Istimewa (PCI) untuk luar negeri, (masa khidmat 2 tahun) 
5. Pimpinan Anak Cabang (PAC) untuk tingkat kecamatan, (masa khidmat 2 tahun) 
6. Pimpinan Ranting (PR) untuk tingkat desa atau kelurahan, (masa khidmat 1 tahun) 
7. Pimpinan Komisariat (PK) untuk lembaga pendidikan, (masa khidmat 1 tahun) 


 Sumber : https://tebuireng.online/membaca-sejarah-berdirinya-ipnu/ 

 Editor : Iput

Posting Komentar

0 Komentar