Header MCP

Harap menerapkan protokol kesehatan

Mengulik Peraturan Dasar Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama'

Logo resmi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama' (foto: MCPNU/https://pelajarnuperwira.or.id/)  


MCPNU Ponorogo-  Salam pelajar, semangat belajar! Kembali lagi di website favorit pelajar Ponorogo. Sekilas informasi saja, untuk postingan kali ini sedikit berbeda dengan postingan-postingan sebelumnya. Jadi admin bersama tim kreatif MCPNU Ponorogo akan berinovasi dalam isi konten di website pelajarnuponorogo.com. Untuk implementasi dari inovasi tersebut adalah konten khusus untuk membagikan informasi kepada para rekan-rekanita tentang "Peraturan Dasar IPNU" untuk memperdalam wawasan pembaca mengenai seluk beluk ke-IPNUan dan mungkin bisa menjadi pelecut semangat pelajar NU dalam belajar, berjuang dan bertaqwa. Selamat membaca..  

BAB I NAMA DAN KEDUDUKAN

Pasal 1 

Organisasi ini bernama Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama disingkat dengan IPNU yang didirikan pada tanggal 20 Jumadil Akhir 1373 H bertepatan dengan hari rabu, tanggal 24 Februari 1954 M di Semarang, untuk waktu yang tidak terbatas. 

Pasal 2 

Pimpinan Pusat Ikatan pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) berkedudukan di Ibu kota Negara Kesatuan Negara Republik Indonesia. 

BAB II ASAS, AQIDAH, IDENTITAS 

Pasal 3

Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama berdasar kepada Pancasila dan UUD 1945. 

Pasal 4

Ikatan Pelajar Nahdaltul Ulama beraqidah Islam ahlussunnah wal jama’ah yang dalam bidang kalam mengikuti madzhab Imam Abu Hasan Al Asy’ari dan Imam Abu Mansur Al Maturidi; dalam bidang fiqih mengikuti salah satu dari Madzhab Empat Imam yaitu Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hambali serta dalam bidang tasawuf mengikuti Imam Junaid al-Baghdadi dan Abu Hamid al-Ghazali. 

Pasal 5

Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama adalah organisasi yang bersifat keterpelajaran, kekaderan, kemasyarakatan, kebangsaan dan keagamaan. 

BAB III FUNGSI 

Pasal 6 

IPNU berfungsi sebagai: 

1. Wadah perjuangan pelajar Nahdlatul Ulama dan kepelajaran. 

2. Wadah kaderisasi pelajar untuk mempersiapkan kader-kader penerus Nahdlatul Ulama dan pemimpin bangsa. 

3. Wadah penguatan pelajar dalam melaksanakan dan mengembangkan Islam Ahlussunnah Wal-jamaah untuk melanjutkan semangat jiwa dan nilai-nilai Nahdliyyah. 

4. Wadah komunikasi pelajar untuk memperkokoh ukhuwah Nahdliyyah, Islamiyyah, Insaniyyah, dan Wathoniyyah.

Mungkin cukup 3 BAB dahulu untuk postingan pertama mengenai "Peraturan Dasar IPNU", sedikit demi sedikit kita pelajari, sedikit demi sedikit kita maknai, lalu sedikit demi sedikit kita amalkan. Kritik dan saran, sangat kami nantikan.. 

   

Sumber : Naskah Hasil Kongres XIX IPNU, Cirebon, Jawa Barat

Editor : Rangga 💚

Posting Komentar

0 Komentar