Opini: Eksplorasi Peran CBP-KPP sebagai Relawan Pelajar


Problematika sosial yang terjadi seringkali tidak bisa ditangani oleh pihak-pihak tertentu saja. Misalnya, pada kondisi terjadinya bencana, konservasi alam ketimpangan sosial, dan sebagainya. Kesadaran muncul dari berbagai kalangan salah satunya Lembaga CBP-KPP yang posisinya berada dalam tubuh IPNU-IPPNU sebagai Lembaga Semi Otonom.


Meski awalnya kerelawanan merupakan kegiatan yang sporadis, namun komunitas, kelompok, organisasi relawan mulai bermunculan. CBP-KPP terlahir sebagai relawan pelajar yang pada saat itu berada di tengah carut marutnya kondisi Indonesia dengan negara Malaysia. Instruksi Presiden Soekarno kepada seluruh elemen bangsa membentuk suka relawan perang dan siap menggayang malaysia untuk melawan imperialisme di wilayah Asia Tenggara tersebut ternya melahirkan CBP-KPP hingga saat ini.


Bidangnya yang bergerak pada aspek sosial masyarakat, lingkungan alam, kepalangmerahan dan kepanduan ini menjadi penguat bahwa CBP-KPP memang bergerak sebagai sukarelawan pelajar. Pelajar yang kita kenal adalah mereka yang duduk di bangku pendidikan, namun CBP-KPP membuka pandangan bahwa esensi pelajar sekarang turut mengabdi pada negara.


Aksi cepat tanggap yang dilakukan CBP-KPP dalam kegiatan kerelawanan cukup variatif. Hal ini karena aktivitas kerelawanan bersifat prososial yang berarti tindakan individu atau kelompok untuk menolong orang lain yang dilakukan dengan sukarela. Dapat dikatakan bahwa motivasi CBP-KPP dilandasi oleh panggilan hati individual untuk bermanfaat bagi orang lain yang berada dalam lingkaran organisasi yang memiliki pemikiran yang sama. Namun, juga dapat dikatakan bahwa anggota CBP-KPP berangkat dari keinginan adanya kesempatan untuk mengembangkan diri melalui pengalaman kerelawanan di lapangan.


Berbagai pelatihan dan pendidikan dilalui CBP-KPP untuk meningkatkan kapasitas kerelawanan seperti Diklatsus kebencanaan, pelatihan PPGD, gerakan penghijauan, pelatihan trauma healing pasca bencana dan lain sebagainya. Bukan tanpa sebab berbagai pelatihan dan pendidikan hinga aksi sosial yang dilakukan karena tindakan tanpa pengetahuan akan menjadi hambatan, begitupula pengetahuan tanpa kemampuan juga menjadi kesulitan.


Aktivitas kerelawanan yang dilakukan sejak dini sangat penting, apalagi jika dilakukan oleh pelajar dan mahasiswa sebagai generasi bangsa. Peran-peran inilah yang kita butuhkan saat ini bahwa ksadaran yang tumbuh secara individu tersebut harus ditularkan kepada sesamanya sehingga menjadi kesadaran secara kolektif. 

Oleh : Azza Fahreza

_______________________________________

Azza Fahreza adalah Koordinator Korps Pelajar Putri (KPP) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Ponorogo masa khidmat 2021-2023. Yang sedang menempuh pendidikan S1 di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo.




Post a Comment

Lebih baru Lebih lama